Akhir-akhir ini setelah penyerangan ISIS terhadap Paris, timbul Islam Phobia di Australia. Banyak sekali masyarakat Australia yang menyerang kaum muslim terutama kepada kaum perempuan. contohnya saat Muslim perempuan sedang jalan di tengah keramaian, ada laki-laki yang sengaja melakukan pelecehan dan orang sekitarnya tidak peduli sama sekali karena wanita itu mengenakan Jilbab. Yang lebih parahanya ada suatu ketika saat cowo Muslim menyebrang jalan, cowo itu ditabrak dengan sengaja oleh orang Australian, setelah di tanya kenapa alasannya, yang menabrak hanya menjawab karena saya benci Islam. Jadi sekarang bisa di bayangkan betapa bencinya masyarakat Australia terhadap Islam hanya karena yang melakukan teroris di Paris adalah agama Islam. Pada dasarnya tidak semua orang yang beragama Islam adalah teroris. Kita sebagai orang yang berpendidikan tidak bisa berpikir seperti itu dan seharusnya berpikir bijaksana mengenai kasus terorisme di Paris tersebut. sangat di sayangkan saya tidak bisa mempublikasikan video kekerasan terhadap kaum Muslim di Australia karena akan menimbulkan perpecahan yang lebih besar. Pada dasarnya orang Australian tidak membenci Islam, tetapi karena kasus bom Paris, beberapa orang mulai menimbulkan suggest untuk membenci Islam dengan mengatas namakan tragedi bom Paris. Contohnya pada video di bawah ini yang di ambil pada bulan Oktober 2014
So guys, saya menghimbau sekali lagi untuk kita berpikir bijaksana dan tidak termakan atau terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang menimbulkan perpecahan di bangsa kita ini.
Minggu, 13 Desember 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Good 👍
BalasHapusWow artikelnya keren. Terus berkarya yaaaa!!! ^_^
BalasHapusartikelnya keren dan sangat bermanfaat. terus berkarya ya kak! :-)
BalasHapusNice article. Semoga membantu untuk yang lainnya ya^^
BalasHapusNice article. Semoga membantu untuk yang lainnya ya^^
BalasHapusTerus berkarya mas . Semoga semua postingan anda bermanfaat 😊
BalasHapusSetuju. Menurutku yg melakukan pengeboman di paris tidak mencerminkan org yg beragama, meskipun sebenarnya mereka "memiliki" agama, jd tidak seharusnya sebuah agama disalahkan
BalasHapusSetuju. Menurutku yg melakukan pengeboman di paris tidak mencerminkan org yg beragama, meskipun sebenarnya mereka "memiliki" agama, jd tidak seharusnya sebuah agama disalahkan
BalasHapuskenaapa ya bisa terjadi seperti itu, miris sekali. semoga di Indonesia tidak akan ada phobia2 dengan suatu agama seperti itu. berkah dalem
BalasHapusNice article
BalasHapusNice article
BalasHapusYg diadili oleh masyarakat sharusnya bukanlah org yg beragama sm dngn org yg melakukan tindak criminal. Namun org yg mengatasnamakan sbuah agama dalam berbuat hal criminal yg berkaitan dalam peristiwa tersebutlah yang patut.
BalasHapusNice...
BalasHapusSetuju!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusThis article is great, but expressing thought isn’t a crime anyway~
BalasHapusImo, apa yg kerjadain di Perancis bkn jd trigger utama knp bbrp masyarakat Australia ngelakuin hl kyk gt sama Muslim dsna. Well, maybe for some yep... Mereka mau revenge of what theorists did in Paris that used the name of Muslim for what they have done, tp disisi lain, pernah kepikiran ga kalau bbrp masyarakat Australia pada dasarnya ngelakuin hal kyk gitu karena mmg pada dasarnya mrk benci sama Muslim dan kejadian di Perancis seolah jadi sebuah statement yg konkrit untuk dijadiin alasan mereka numpahin rasa benci mereka, padahal alasan mereka benci Muslim itu macem2 apart from what happened in Paris—and way before Paris. Attitude mereka mungkin udh jelek mengenai Muslim, dan apa yg kejadian di Paris itu seolah ngedukung attitude mereka jadi ngebehave kyk gt karena ada hal yg nyata untuk dijadiin alasan yg ngebuat org lain ngerti perasaan benci mereka.
Maksudnya bayangin deh, kalo alasan merela benci Muslim karena alasan personal yg mungkin cm karena ‘dulu perah dicopet org Muslim’ etc., atau sekedar mereka ga suka aja, I don't think people will understand that and accepting it, in short sentence, I think some people in Australia misusing what happened in Paris as a reason.
Overall, I like this article tho! Keep on writing another articles♡
nice
BalasHapusMantap
BalasHapusMantap
BalasHapusartikelnya bagus, tapi kalo bisa dikasih penjelasan / diperjelas tentang hubungan antara kasus bom di paris dengan islam phobia di ausi.
BalasHapusTindakan tidak bertanggung jawab yang ingin mbalaskan perbuatan tidak bertanggung jawab. Lalu apa bedanya?
BalasHapusNice article.
Bedanya dari cara pandanganya Ibu Rafina..
Hapus1. Disini ISIS menyerang karena beberapa alasan tetapi yang terutama adalah pelecehan agama karena Hina Nabi Muhammad Lewat Tabloid Setir Charlie Hebdo. Pada Tabloid tersebut Nabi Muhammad di gambarkan sebagai kartun dalam keadaan telanjang. Padahal Pemerintah Prancis sudah tau bahwa itu akan menimbulkan perpecahan, tetapi tetapi di biarkan dan malahan terjual habis sebanyak 10ribu Tabloid.
2. Disini kebanyakan mayoritas orang Australia menyerang orang Muslim hanya karena alasan bahwa yang mengebom Paris adalah Muslim, maka semua orang Muslim adalah teroris dan Musuh. Disini orang Australia hanya berasumsi saja. Memang betul kedua perbuatan di atas sangat tidak bertanggung jawab. Tetapi disini di bedakan alasan mengenai latar belakang penyerangan.
Nice article
BalasHapusBener bgt. Jgn gampang terbawa emosi. Kita harus berpikir jernih. Nice article
BalasHapusBagus 👍👍👍
BalasHapusBetul banget tuh!! Ga semua org Islam itu jahat kok. Buktiinya temen gw diluar sekolah agamanya Islam tp mereka sopan dan baik" semua kok hehehe. Nice artikel ����
BalasHapusBener bgt, jgn menghakimi seseorang dari agamanya. Belum tentu orang orang yg beragama islam itu teroris.
BalasHapusKita hrus menjaga kerukunan antar umat beragama
BalasHapusnice article! membantu orang lain untuk sadar bahwa bukan agamanya yang salah, dan agar banyak orang yang sadar untuk tidak melakukan generalisasi bahwa seluruh orang beragama muslim adalah teroris ������
BalasHapus