so guysss sebenarnya ini adalah proyek kebaikan dari kelompok saya.
Pada awalnya saya bingung mau melakukan proyek kebaikan apa yang berbeda dari kelompok lainnya, dan saya juga ingin proyek ini tidak sekedar hanya proyek biasa, saya ingin bisa berkesan baik saya, teman-teman saya juga bagi proyek itu sendiri. Pada awal saya tiba di Semarang, saya setiap minggu di ajak oleh adik sepupu saya untuk bergereja di Alfa Omega, di Jl Gajah Mada. Pada awalnya saya ikut kebaktian umum atau lebih tepatnya kebaktian dewasa. Tapi di lain minggu saya di ajak adik sepupu saya untuk melayani di Namba atau lebih sering di sebut kebaktian anak-anak. karena saya suka anak-anak akhirnya saya ikut melayani di sana, dari menyanyi dengan gerakan sampai prakarya. Nah tiba-tiba saya berpikir untuk melayani di gereja untuk proyek kebaikan saya. Tetapi saya bingung karena di kelompok saya mayoritas Muslim. Akhirnya setelah berembuk mereka menyetuji rencana saya. Akhirnya saya memulai menghubungi gereja Alfa Omega untuk merelasasikan rencana ini dan menyusun rencana acara tentang apa saja yang akan kita lakukan disana. Pada hari Minggu pagi2 kita siap2 untuk gereja, pertama kita menghibur anak-anak untuk melakukan game yaitu menyanyi balon ku dan potong bebek di ganti dengan huruf u dan o semua. Para anak-anak merespons dengan baik dan sangat lucu dan berkesan saat anak-anak mulai ikut menyanyikan, lucu sekali haha.. lalu masuk game yang kedua yaitu nyanyi potong bebek angsa dengan gerekan yan lucu, lagi lagi anak-anak menirukan dengan lucu dan antusias. Untuk menutup perjumpaan yang berkesan, kami menyuruh anak-anak menuliskan cita-cita mereka di sebuah kertas dan menempelnya di baloon. Setelah menempelkan cita-cita di baloon lalu kita berdoa agar cita-cita mereka dikabulkan oleh Tuhan. Ada beberapa yang saya tanya tentang mengenai cita-cita mereka. Ada yang menjawab mau jadi dokter, lalu saya bertanya kenapa mau jadi dokter, soalnya mau nyembuhin orang sakit. Ada juga yang menjawab mau jadi pilot, lalu saya bertanya lagi kenapa mau jadi pilot, soalnya mau keliling dunia. Akhirnya sampai kepuncak acara kita turun ke tempat parkiran, dan melespaskan balon secara bersamaan dan terlihat wajah-wajah gembira dan ceria dia muka anak-anak. Setelah melepaskan balon kita memberi bingkisan sebagai kenang-kenagan dari kami. Apa yang saya pribadi dapatkan adalah betapa antusiasnya temen-temen saya yang Muslim mau dengan senang hati melayani anak-anak Kristen. Toleransi dan rasa peduli kepada orang yang berbeda agama sangat tinggi menurut saya. Sebenarnya saya sangat puas dengan proyek ini.
Ini ada foto bersama beberapa anak-anak yang kita layani
Pada awalnya saya bingung mau melakukan proyek kebaikan apa yang berbeda dari kelompok lainnya, dan saya juga ingin proyek ini tidak sekedar hanya proyek biasa, saya ingin bisa berkesan baik saya, teman-teman saya juga bagi proyek itu sendiri. Pada awal saya tiba di Semarang, saya setiap minggu di ajak oleh adik sepupu saya untuk bergereja di Alfa Omega, di Jl Gajah Mada. Pada awalnya saya ikut kebaktian umum atau lebih tepatnya kebaktian dewasa. Tapi di lain minggu saya di ajak adik sepupu saya untuk melayani di Namba atau lebih sering di sebut kebaktian anak-anak. karena saya suka anak-anak akhirnya saya ikut melayani di sana, dari menyanyi dengan gerakan sampai prakarya. Nah tiba-tiba saya berpikir untuk melayani di gereja untuk proyek kebaikan saya. Tetapi saya bingung karena di kelompok saya mayoritas Muslim. Akhirnya setelah berembuk mereka menyetuji rencana saya. Akhirnya saya memulai menghubungi gereja Alfa Omega untuk merelasasikan rencana ini dan menyusun rencana acara tentang apa saja yang akan kita lakukan disana. Pada hari Minggu pagi2 kita siap2 untuk gereja, pertama kita menghibur anak-anak untuk melakukan game yaitu menyanyi balon ku dan potong bebek di ganti dengan huruf u dan o semua. Para anak-anak merespons dengan baik dan sangat lucu dan berkesan saat anak-anak mulai ikut menyanyikan, lucu sekali haha.. lalu masuk game yang kedua yaitu nyanyi potong bebek angsa dengan gerekan yan lucu, lagi lagi anak-anak menirukan dengan lucu dan antusias. Untuk menutup perjumpaan yang berkesan, kami menyuruh anak-anak menuliskan cita-cita mereka di sebuah kertas dan menempelnya di baloon. Setelah menempelkan cita-cita di baloon lalu kita berdoa agar cita-cita mereka dikabulkan oleh Tuhan. Ada beberapa yang saya tanya tentang mengenai cita-cita mereka. Ada yang menjawab mau jadi dokter, lalu saya bertanya kenapa mau jadi dokter, soalnya mau nyembuhin orang sakit. Ada juga yang menjawab mau jadi pilot, lalu saya bertanya lagi kenapa mau jadi pilot, soalnya mau keliling dunia. Akhirnya sampai kepuncak acara kita turun ke tempat parkiran, dan melespaskan balon secara bersamaan dan terlihat wajah-wajah gembira dan ceria dia muka anak-anak. Setelah melepaskan balon kita memberi bingkisan sebagai kenang-kenagan dari kami. Apa yang saya pribadi dapatkan adalah betapa antusiasnya temen-temen saya yang Muslim mau dengan senang hati melayani anak-anak Kristen. Toleransi dan rasa peduli kepada orang yang berbeda agama sangat tinggi menurut saya. Sebenarnya saya sangat puas dengan proyek ini.
Ini ada foto bersama beberapa anak-anak yang kita layani



